TP PKK Gowa Genjot Pembentukan Koperasi di 18 Kecamatan, Dorong Penguatan Ekonomi Warga
GOWA, ZATERANEWS.COM — Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa mendorong percepatan pembentukan koperasi di seluruh kecamatan sebagai langkah memperkuat ekonomi masyarakat melalui usaha bersama yang dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Koperasi yang diikuti kader PKK Pokja II se-Kabupaten Gowa di Hotel Karebosi Premier Makassar, Rabu (16/9/2026).
Kecamatan Diminta Segera Bentuk Koperasi
Andi Tenri Indah meminta seluruh Ketua TP PKK Kecamatan menjadikan hasil pelatihan tersebut sebagai langkah awal untuk mempercepat pembentukan koperasi di wilayah masing-masing.
"Saya menyampaikan kepada seluruh Ketua TP PKK Kecamatan untuk menjadikan ini bahan yang dibawa kembali ke wilayah masing-masing guna mendorong pembentukan koperasi," ujarnya.
Menurutnya, keberadaan koperasi dapat menjadi wadah yang efektif untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha produktif yang dikelola secara bersama.
Belum Siap Bentuk Koperasi, Bisa Bergabung di Tingkat Kabupaten
Bagi kecamatan yang masih menghadapi kendala dalam pembentukan koperasi mandiri, TP PKK Kabupaten Gowa memberikan alternatif dengan membuka ruang bergabung ke Koperasi PKK Kabupaten Gowa.
"Kalau memang belum mampu membentuk koperasi sendiri, bisa bergabung terlebih dahulu di Koperasi PKK Kabupaten," jelasnya.
Langkah tersebut diharapkan tetap menjaga semangat pengembangan koperasi sambil menunggu kesiapan administrasi dan kelembagaan di tingkat kecamatan.
Kendala Administrasi Masih Dibenahi
Ketua Bidang II TP PKK Kabupaten Gowa, Rismawati Kadir Nyampa, mengungkapkan bahwa proses pembentukan koperasi saat ini masih menghadapi sejumlah penyesuaian administrasi, khususnya terkait perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
Perubahan tersebut membuat proses penerbitan badan hukum koperasi membutuhkan waktu lebih lama dibanding sebelumnya.
"Secara administrasi masih ada beberapa perbaikan terkait perubahan KBLI, sehingga penerbitan badan hukum koperasi masih membutuhkan waktu," katanya.
Target Berlanjut hingga Desa dan Kelurahan
Meski demikian, TP PKK Gowa menargetkan minimal setiap kecamatan memiliki satu koperasi yang aktif sebagai percontohan sebelum diperluas ke tingkat desa dan kelurahan.
Rismawati menegaskan, pembentukan koperasi tidak akan berhenti di tingkat kecamatan, tetapi akan terus didorong agar menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Gowa.
"Diharapkan setiap kecamatan minimal memiliki satu koperasi yang terbentuk. Setelah itu kita dorong lagi pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan," ujarnya.
Melalui peningkatan kapasitas kader koperasi ini, TP PKK Gowa berharap lahir langkah-langkah konkret yang mampu memperkuat gerakan koperasi sekaligus mendorong tumbuhnya lembaga ekonomi masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa. (*)
Related Articles