Sepekan Kisruh Sampah di Gowa, Pemkab Bergerak Benahi Persoalan Armada dan Akses TPA

GOWA 23 Sep 2026 09:52 3 min read 16 views By Aril

Share berita ini

Sepekan Kisruh Sampah di Gowa, Pemkab Bergerak Benahi Persoalan Armada dan Akses TPA
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang memberikan perhatian penuh terhadap persoalan sampah. Melalaui Plh Sekda Gowa, Firdaus, persoalan sampah yang sempat memicu keluhan warga selama sepekan terakhir mulai menunjukkan titik terang.

GOWA, ZATERANEWS.COM — Persoalan sampah yang sempat memicu keluhan warga selama sepekan terakhir di Kabupaten Gowa mulai menunjukkan titik terang. Pemerintah Kabupaten Gowa bergerak menangani dua persoalan utama yang menjadi pemicu terganggunya layanan persampahan, yakni terhambatnya operasional armada pengangkut sampah dan persoalan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

 

Masalah tersebut menjadi perhatian serius Bupati Gowa bersama Pelaksana Harian (PLh) Sekretaris Daerah Gowa, Firdaus, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Gowa.

 

Keterlambatan Dokumen Jadi Penyebab Anggaran Belum Cair

 

Dalam rapat koordinasi lintas instansi, terungkap bahwa salah satu penyebab terganggunya operasional sejumlah armada pengangkut sampah adalah keterlambatan proses administrasi pencairan anggaran operasional di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa.

 

PLh Sekda Gowa, Firdaus, mengungkapkan tim Pemkab Gowa sempat melakukan pengecekan langsung ke kantor DLH setelah upaya komunikasi dengan pejabat terkait tidak mendapatkan respons.

 

“Kadis dan Kabid yang menangani persampahan beberapa kali dihubungi namun tidak direspons. Pada Senin kemarin kami mendatangi kantor DLH dan menemukan bahwa keterlambatan pencairan anggaran disebabkan dokumen persyaratan pencairan belum disetor ke Badan Keuangan Daerah,” ujar Firdaus.

 

Pernyataan tersebut diperkuat PLh Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Gowa, Abdul Rahman. Menurutnya, proses pencairan anggaran sebenarnya dapat dilakukan dengan cepat apabila dokumen yang dipersyaratkan telah lengkap.

 

“Dalam hitungan detik anggaran bisa langsung cair. Namun dokumen SPM belum disetor ke keuangan sehingga SP2D tidak dapat diproses. Alhamdulillah hari ini anggaran BBM tahap II untuk tagihan 16 hingga 31 Agustus 2026 sudah cair. Selanjutnya tinggal menunggu proses tagihan periode 1 hingga 15 September 2026,” jelasnya.

 

Pemkab Janji Tuntaskan Persoalan Akses TPA

 

Selain persoalan operasional armada, terganggunya layanan pengangkutan sampah juga dipengaruhi penutupan akses menuju TPA oleh H. Abdul Kadir Nyampa yang masih memperjuangkan penyelesaian haknya terkait proses ganti rugi lahan.

 

Firdaus menegaskan Pemkab Gowa akan merespons aspirasi tersebut dan memastikan penyelesaiannya dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Proses penyelesaian soal ganti rugi akan kami bahas. Hak warga wajib diselesaikan dan harus sesuai regulasi. Di sisi lain, kami juga mengoptimalkan pengoperasian armada agar secepatnya kembali normal sehingga persoalan sampah bisa ditangani bersama,” tegasnya.

 

Pengangkutan Sampah Mulai Kembali Normal

 

Upaya penanganan yang dilakukan Pemkab Gowa mulai menunjukkan hasil. Berdasarkan informasi dari lapangan, sejak Selasa (22/9/2026) proses pengangkutan sampah di sejumlah wilayah mulai kembali berjalan.

 

Kondisi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga Kecamatan Somba Opu, Sugianto Pattanegara, menilai persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

 

“Persoalan sampah adalah persoalan bersama. Saatnya kita semua membantu pemerintah menyelesaikan masalah klasik ini. Alhamdulillah, gerakan bersama mulai berjalan dan warga secara sukarela ikut membantu petugas DLH memungut sampah,” ujarnya.

 

Ia bersama sejumlah elemen masyarakat di Kecamatan Somba Opu juga menyampaikan apresiasi atas langkah koordinasi yang dilakukan Pemkab Gowa untuk mempercepat penanganan persoalan sampah.

 

“Semoga sebagian besar titik penumpukan sampah yang sempat menjadi keluhan masyarakat bisa segera terangkut dan kondisi kembali normal,” harapnya.

 

Persoalan sampah yang sempat menjadi sorotan selama sepekan terakhir kini memasuki tahap penanganan. Dengan mulai cairnya anggaran operasional armada dan dibukanya ruang penyelesaian persoalan akses TPA, Pemkab Gowa berharap layanan persampahan dapat kembali berjalan optimal dan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat.

Zatera News