Komisi V DPR RI Tinjau Pelabuhan Makassar, Soroti Peran Strategis Logistik Indonesia Timur
MAKASSAR, Zateranews.com – Pelabuhan Makassar kembali menjadi perhatian dalam agenda penguatan konektivitas nasional. Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pelindo Regional 4 Makassar untuk meninjau langsung sarana dan prasarana transportasi serta infrastruktur kepelabuhanan yang menjadi urat nadi distribusi logistik di kawasan Indonesia Timur, Jumat (18/9/2026).
Kunjungan tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, BMKG, hingga BUMN sektor transportasi. Kehadiran berbagai institusi ini mencerminkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam memperkuat sistem transportasi dan logistik nasional.
Pelabuhan Makassar Jadi Titik Kunci Konektivitas Kawasan
Dalam agenda tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung ke Terminal Anging Mammiri, salah satu fasilitas utama di Pelabuhan Makassar yang menopang arus barang dan aktivitas logistik di Sulawesi Selatan serta wilayah Indonesia Timur.
Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi infrastruktur terminal, kesiapan fasilitas pelayanan, serta aktivitas operasional yang berlangsung setiap hari.
Kunjungan ini sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap kebutuhan pengembangan infrastruktur guna menjawab tantangan pertumbuhan arus logistik yang terus meningkat.
Pelindo: Kunjungan DPR Jadi Momentum Perkuat Sinergi
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menilai kunjungan Komisi V DPR RI sebagai momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam mendukung pengembangan sektor kepelabuhanan.
Menurutnya, Pelindo terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi operasional agar pelabuhan mampu menjawab kebutuhan distribusi barang yang semakin besar.
“Kunjungan kerja Komisi V DPR RI menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam mendukung pengembangan infrastruktur kepelabuhanan. Pelindo Regional 4 Makassar berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung kelancaran arus logistik dan konektivitas maritim di Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur,” ujar Iwan.
Menopang Rantai Pasok Indonesia Timur
Terminal Anging Mammiri selama ini menjadi bagian penting dari ekosistem Pelabuhan Makassar yang melayani aktivitas perdagangan dan distribusi barang antarwilayah.
Optimalisasi fasilitas terminal dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran rantai pasok, menekan biaya logistik, serta memperkuat konektivitas antardaerah.
Karena itu, pengembangan infrastruktur pelabuhan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan transportasi, tetapi juga berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan.
Dorong Transformasi dan Optimalisasi Infrastruktur
Pelindo Regional 4 Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda konektivitas nasional melalui pengelolaan infrastruktur dan layanan kepelabuhanan yang lebih efisien.
Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi aset, peningkatan produktivitas operasional, serta penguatan layanan logistik yang mendukung distribusi barang dan aktivitas ekonomi.
Kolaborasi antara pemerintah, DPR RI, regulator, dan operator pelabuhan diharapkan dapat mempercepat pengembangan infrastruktur strategis sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu gerbang logistik utama Indonesia Timur. (*)
Related Articles