Babinsa Bajeng Kawal Inovasi Pertanian, Petani Gowa Dikenalkan Aplikasi Antiji

GOWA 19 Sep 2026 09:59 2 min read 22 views By Aril

Share berita ini

Babinsa Bajeng Kawal Inovasi Pertanian, Petani Gowa Dikenalkan Aplikasi Antiji
Babinsa Desa Bone Koramil 1409-06/Bajeng, Serma Samsuddin N, turun melakukan pendampingan dan pemantauan guna memastikan program inovasi pertanian dapat diterima dan dipahami oleh para petani, Jumat (18/9/2026).

GOWA, Zateranews.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian terus didorong hingga tingkat desa. Salah satunya melalui sosialisasi penggunaan Aplikasi Pembeku Biji (Antiji) yang digelar di lahan sawah Kelompok Tani (Poktan) Cambaya, Dusun Rioangngainta, Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Bone Koramil 1409-06/Bajeng, Serma Samsuddin N, turun langsung melakukan pendampingan dan pemantauan guna memastikan program inovasi pertanian dapat diterima dan dipahami oleh para petani, Jumat (18/9/2026).

 

Teknologi Pertanian Dikenalkan ke Petani

 

Sosialisasi menghadirkan berbagai unsur yang terlibat dalam pendampingan sektor pertanian, mulai dari Koordinator Sosialisasi Antiji Daming, Asisten Lapangan Advansia Damsir, Ketua PPL Fatmawati, Bhabinkamtibmas Aiptu Rapiuddin, hingga Ketua Poktan Cambaya Jefri Daeng Marani bersama anggota kelompok tani.

 

Dalam kegiatan tersebut, para petani diberikan pemahaman mengenai fungsi dan manfaat Aplikasi Pembeku Biji (Antiji), termasuk tata cara penggunaan serta penerapannya dalam mendukung pengelolaan pertanian yang lebih efektif dan efisien.

 

Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan penjelasan teknis terkait penerapan teknologi tersebut di lapangan agar dapat memberikan manfaat maksimal terhadap produktivitas pertanian.

 

Babinsa Kawal Program Ketahanan Pangan

 

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

 

Pendampingan kepada kelompok tani tidak hanya dilakukan pada saat musim tanam dan panen, tetapi juga dalam pengenalan teknologi serta inovasi yang dapat membantu meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat.

 

Serma Samsuddin menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk komitmen untuk terus mendampingi petani dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.

 

Dorong Swasembada Pangan dari Tingkat Desa

 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para petani semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi pertanian yang dapat menunjang produktivitas lahan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

 

Program tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

 

Sinergi antara penyuluh pertanian, aparat keamanan, dan kelompok tani dinilai menjadi kunci dalam mempercepat adopsi inovasi pertanian sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat desa.

Zatera News